Apa itu berpikir Kritis?
Chaffee, 1990 - Merasionalisasi kehidupan manusia dan secara hati2 mengamati/ memeriksa proses berpikir sebagai dasar untuk mengklarifikasi dan memperbaiki pemahaman kita tentang sesuatu.
Stander, 1992 - Pemeriksaan/ pengamatan atas sesuatu asumsi tentang bukti terbaru dan mengintepretasikan dan mengevaluasi argumen dalam rangka menegakkan kesimpulan atas suatu perspektif baru.
Karakter Berpikir Kritis
- Rasional, Reasonable, Reflektif
- Berpikir berdasarkan alasan dan bukti dan bukan berdasarkan keinginan pribadi
- pemikir kritir tidak "melompat pada kesimpulan", membutuhkan waktu untuk koleksi data, timbang fakta, dan pikiran permasalahan.
- Melibatkan Skepticsm yang Sehat dan Konstruktif
- Tidak menerima atau menolak ide kecuali karena mengerti hal tersebut
- menaati peraturan setelah berpikir pangjang (mencari pemahaman, merasionalisasikan, mengikuti yang masuk akal, bekerja untuk memperbaiki yang masuk akal)
- Otonomi
- Tidak mudah dimanipulasi
- berpikir dengan pikiran sendiri dibandingan diarahkan dengan anggota grupnya
- Kreatif
- Menciptakan ide yang orisinal dengan menghubungkan pemikiran dengan konsep.
- Adil
- Tidak berpihak
- Dapat Dipercaya dan Dilakukan
- Memutuskan tindakan yang akan dilakukan
- membuat observasi yang dapat dipercaya
- menegakkan kesimpulan secara tepat
- Mengataso masalah dan mengevaluasi kebijakan, tuntutan dan tindakan
- Analisa
- —Aplikasi standar
- —Diskriminasi
- —Pencarian informasi
- Pembuatan alasan logis
- —Prediksi
- —Transformasi pengetahuan
T : Total Recall
H :
Habits
I :
Inquiry
N : New
ideas and Creativity
K :
Knowing how you think
T -> Total Recall (Pemanggilan Total)
Mengingat fakta/ suatu kejadian serta mengingat dimana dan
bagaimana menemukannya ketika dibutuhkan. Kemampuan untuk
mengakses pengetahuan dimana pengetahuan merupakan sesuatu
yang
dipelajari dan disimpan dalam pikiran. Setiap orang punya
cluster pengetahuan yang
berbeda2 dlm pikirannya. —Total
Recall
seseorang tergantung pada memori/ ingatannya.
—Memori → proses yang
kompleks
◦Jika anda selalu kesulitan dalam mengingat sesuatu --- Jangan menyerah!
Ada Berbagai cara untuk membantu kita mengingat sesuatu.
Pendekatan berpikir yang
diulang2 dengan sering. Sesuatu yang
“dilakukan tanpa berpikir”. Walaupun bukan dilakukan tanpa dipikir, tetapi hal tersebut telah mendarah daging sehingga terlihat seperti tidak disadari.Membuat seseorang melakukan sesuatu tanpa harus mencari metode baru.
C/
Habits di kep.:
RJP, ukur TTV,
memasang Kateter
→ pertama
kali: dipelajari (bukan
habit)
→ setelah beberapa
kali: jadi
habits
—Habits
lain dimana proses berpikir tidak jelas : Intuisi/ Gerakan
hati
Intuisi ~
gut level reaction ~ feeling
→ dulu: dilihat sbg sst yg tdk
scientific
now: lebih diperhatikan
Benner
et al, 1996: melakukan penelitian pd perawat
tentang
pikiran-pikirannya termasuk intuisi.
Kesimpulan: menegakkan suatu alasan juga dibutuhkan
intuisi.
I -> Inquiry (Pencarian Informasi)
Memeriksa isu-isu
secara mendalam dengan menanyakan hal2
yang terlihat nyata; termasuk menggali dan menanyakan segala sesuatu – khususnya asumsi seseorang terhadap situasi tertentu. Cara berpikir
primer yang digunakan untuk menegakkan suatu kesimpulan. Walaupun kesimpulan dapat dibuat tanpa
inquiry, dengan inquiry hasil akan lebih baik dan akurat.Sebagian besar situasi di praktek kep butuh
inquiry. —Jika ditegakkan berbagai kesimpulan – butuh
inquiry untuk dapat yang
paling akurat.
N -> New Ideas and Creativity (Ide - Ide Baru dan Kreatifitas)
Model ini membuat seseorang berpikir melebihi buku sumber. Mencoba menjadi seseorang yang berbeda diantara sekumpulan orang yang ada
—Kreatif >< Habits
—Seseorang yang
kreatif akan berkata:
“Let’s try this new way”
Seseorang yang habitualis akan berkata:
“This is the way things have always been
done”
K -> Knowing How You Think (Mengetahui Apa
yang Anda Pikirkan)
Berpikir tentang bagaimana seseorang berpikir
—METACOGNITION
: berada diantara proses mengetahui ~ tahu
bagaimana anda berpikir
—Schon
(1983): menyarankan penggunaan pendekatan refleksi
(knowing how you think) untuk kerja profesional yg
sulit menemukan masalah dan solusinya dl buku
sumber
Untuk mempermudah refleksi dan mengembangkannya: Kaitkan
hal2
abstrak (sst yg ada di pikiran) pada suatu situasi tertentu.
sumber dari power point (IV) Critical Thinking
Telaaa blognya bagus bangett, nilainya 88 yaa. Pertahankann!!
ReplyDeletemakasih mit =D
DeleteWow! Great blog! ��
ReplyDeleteThanks XD
Delete